Saat ini mengelola keuangan sangat diperlukan lho apalagi pada masa pandemic seperti in, kita harus mengelola agar tidak membeli barang yang tidak diperkukan.

Di dunia yang sudah serba modern, tak perlu heran lagi bahwa gen Z dan juga millennial semakin mendominasi duniakerja.

Dimana salah satu alasan mereka bekerja adalah gaya hidup mereka yang jauh le bih familian dengan perkembangan teknologi yang ada.

Tak hanya gaya hidup yang berbeda, bisa dikatakan generawsi yang satu ini juga memiliki pnegelolaan uang yang sedikit berbeda bila dibandingkan dengan generasi sebeleumnya.

Beberapa sumber juga menyatakan bahwa sebgain besar generais milenial cinderung memiliki gaya hidup yang lebih boros, sulit untuk menabumng dan tidak terlalu memikikirkan investasi untuk masa depan.

Apakah kamu merupakan salah satu orang yang termasuk kesulitan dalam mengatur keuangan? Mungkin dengan adanya article ini akan sedikit membantu kamu.

Karena dalam artikel ini kami akan membahas beberapa tips yang bisa kamu ikuti untuk mengelola keuangan milenial dan juga gen Z, yuk disimak.

1. Miliki Tujuan dan Rencana Keuangan yang Jelas

Miliki Tujuan dan Rencana Keuangan yang Jelas

Tips mengelola keuangan milenial dan gen Z yang pertama perlu kamu lakukan adalah dengan memiliki tujuan dan rencana keuangan yang jelas.

Sebab, dengan ini kamu menjadi bisa lebih mudah dalam menentukan perencanaan finansial seperti apa yang ingin dilakukan.

Sehingga pada nantinya, proporsi dalam pengeluaran juga bisa menjadi tepat sebagaimana mestinya. Lantas, bagaimana cara merancang anggaran keuangan yang tepat?

Salah satu caranya, kamu bisa menggunakan metode 50/20/30 dari pemasukan yang kamu miliki saat ini.

50 persen untuk kebutuhan pokok sehari-hari, 20 persen untuk memenuhi kebutuhan finansial, seperti tabungan, investasi, dan lainnya, serta 30 persen yang bisa digunakan untuk hal-hal yang bersifat konsumtif.

2. Selalu Periksa Jumlah Uang di Rekening Secara Berkala

Selalu Periksa Jumlah Uang di Rekening Secara Berkala

Tips mengelola keuangan milenial dan gen Z selanjutnya adalah dengan selalu memeriksa jumlah uang di rekening secara berkala, dengan begitu kamu juga akan lebih mudah dalam mengatur pengeluaran.

Perlu diingat bahwa jangan pernah membelanjakan atau menggunakan uang yang ada di tabungan, kecuali di kondisi darurat atau mendesak.

Usahakan untuk membuat target mengenai jumlah uang yang harus ada di rekening setiap bulannya.

Misalkan, hingga waktu gajian selanjutnya, maka uang yang ada di rekening setidaknya harus tersisa Rp100 ribu, dan tidak boleh sampai nol.

Selain itu, kamu juga perlu membuat target untuk jumlah uang yang ada di rekening tabungan.

Misalkan, setiap habis gajian, kamu menargetkan untuk selalu menyisihkan Rp500 ribu setiap bulannya ke rekening tabungan.

Dengan mengecek jumlah uang di rekening secara berkala, kamu bisa lebih mudah dalam menahan diri dengan membelanjakan uang hanya untuk barang-barang yang dianggap penting dan bermanfaat saja.

3. Jangan Berhutang Jika Tidak Mendesak

Jangan Berhutang Jika Tidak Mendesak

Nah, tips mengelola keuangan milenial dan gen Z selanjutnya yang tak kalah penting adalah mengenai berhutang.

Seiring dengan perkembangan teknologi saat ini, sudah banyak sekali dompet digital yang menawarkan fitur “PayLater” untuk para pengguna setianya, dimana mereka bisa membeli barang sekarang, dan membayarnya bulan depan atau dalam sistem cicilan.

Nah, hadirnya fitur ini terkadang membuat banyak orang menjadi tergoda untuk memanfaat PayLater demi membeli barang-barang yang bersifat konsumtif.

Padahal, PayLater itu sendiri juga termasuk ke dalam berhutang lho, sehingga kamu tetap harus membayar dan melunasinya.

Walaupun umumnya fitur satu ini ditawarkan bersamaan dengan limit, tak jarang orang yang menggunakannya hingga mencapai batas maksimal, yang membuat cicilan selalu ada setiap bulannya.

Adanya cicilan setiap bulan jelas menjadi kendala tersendiri, karena kamu terpaksa harus menyisihkan uang untuk melunasi cicilan, dibandingkan mengalokasikannya ke rekening tabungan.

Pada akhirnya, gaji yang kamu dapat setiap bulan hanya terfokus pada membayar cicilan, dan rekening tabungan pun menjadi terlupakan, hingga akhirnya menimbulkan keuangan yang tidah sehat.

Oleh karena itu, alangkah lebih baiknya untuk tidak berhutang jika tidak terlalu mendesak. Sebaliknya, manfaatkan fitur PayLater, kartu kredit, dan sejenisnya hanya untuk hal-hal yang benar-benar dibutuhkan dan bersifat terpaksa.

Nah, kira-kira itulah sedikit tips mengelola keuangan yang bisa kamu ikuti. Semoga artikel ini berguna dan juga bermanfaat untuk kamu ya.