Produksi sampah nasional saat ini sudah mencapai 175.000 ton per harinya. Jadi, rata – rata satu orang pendduduk Indonesia emnyumbangkan sampah sebanyak 0,7 kg per harinya.

Sedihnya lagi sekitar 81,4% rumah tangga yang ada di Indonesia menimbun serta menghasilkan sampah di setiap harinya. Itulah kenapa takheran banyak sumber yang mengatakan kalau sampah paling banyak berasal dari rumah tangga yang sebesar 47% dari produksi sampah nasional.

Kurang edukasi tentang cara mengelola sampah juga membuat masyarakat lebih banyak membakar sampah rumah tangga yang berbahaya untuk kesehatan. Lalu, bagaimana sih cara memanage sampah rumah tangga tersebut?

1.Berikan Sisa Minyak Jelantah ke Instansi Pengolahan Minyak

Berikan Sisa Minyak Jelantah ke Instansi Pengolahan Minyak

Jangan pernah membuang minyak ke saluran pembuangan dapur. Kenapa? karena minyak sisa yang dibuang di wastafel bisa menyumbat pipa saluran air bahkan bisa mencemari saluran air di seluruh kota. Minyak ini bisa disumbangkan dengan cara di dinginkan lalu diletakkan dalam wadah agar menjadi biodiesel yang lebih bersih. Biodiesel merupakan bahan bakar nontoksin yang bisa terurai jadi akan bisa menggerakan mesin mobil dan bisa membantu lingkungan.

2.Pisahkan Sampah Organik dan Anorganik

Pisahkan Sampah Organik dan Anorganik

Sediakanlah 2 tempat sampah untuk sampah organik dan juga anorganik. Pisahkan pula sampah – sampah yang kering agar nantinya bisa di daur ulang tanpa kelihatan baud an kotor.

3.Ubah Sampah Organik Jadi Pupuk Kompos

Ubah Sampah Organik Jadi Pupuk Kompos

Cara merubah sampah rumah tangga yang bahannya organik yang paling rama lingkungan adalah dengan mengubahnya jadi kompos untuk berkebun. Jika kalian tidak suka berkebun, maka kalian tetap bisa menyumbangkan kompos pada organisasi yang bergerak pada bidang perkebunan dan sampah ini nantinya akan terlihat bermanfaat.

4.Ganti Alas Plastik Sampah Jadi Kardus / Koran

Ganti Alas Plastik Sampah Jadi Kardus / Koran

Pasti banyak dari kalian yang bertanya bagaimana cara untuk mengganti plastic yang biasanya digunakan sebagai alas tempat sampah atau bagaimana cara membuang sampah dengan betul. Jika sampah di pilah dengan cara yang benar, maka kita tak akan butuh alas plastic lagi. Kita bisa memakai kardus, koran, atau bahkan tanpa alas dan langsung ke tempat sampahnya.

5.Daur Ulang Sampah Anorganik Kering

Daur Ulang Sampah Anorganik Kering

Kalian bisa membuat DIY barang bekas seperti botol jadi pot tanaman, kaleng jadi penyimpan bumbu, dan masih banyak lagi. Kalian juga bisa memilah sampah plastic tertutup misalya botol plastic yang bisa di daur ulang serta sampah plastic terbuka yang kalau dihancurkan akan jadi biji plastic. Sampah itu pun nantinya akan diberikan ke bank sampah. Hal ini tentu saja akan mempermudah pekerjaan pengolah sampah.

Itulah beberapa cara me manage sampah di rumah agar tidak mencemari lingkungan. Semoga bermanfaat.